SEKTOR PENDIDIKAN

Daerah istimewa Yogyakarta merupakan daerah yang terkenal sebagai kota pendidikan. Keberadaan Universitas Gadjah Mada (UGM) menjadi salah satu penyebab kuatnya citra kota pendidikan. Perguruan Tinggi yang ada di Kabupaten Bantul berjumlah 29 dengan jumlah mahasiswa lebih dari 30.000 mahasiswa. Beberapa Perguruan Tinggi yang telah ada di Kabupaten Bantul seperti : Institut Seni Indonesia (ISI), Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), dan Universitas Mercu Buana (UMB). Keberadaan kampus menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi. Usaha micro, kecil dan menengah tumbuh seiring berkembangnya kampus seperti adanya rumah makan, fotocopy, rental internet, jasa laundry dan lain-lain. Seiring dengan terbatasnya lahan dan harga tanah di wilayah utara Yogyakarta membuat masyarakat melirik Wilayah Kabupaten Bantul sebagai daerah pengembangan pertumbuhan utamanya di sekitar kampus.

 

PELUANG INVESTASI

PEMBANGUNAN PERUMAHAN

Semakin berkembangnya industri pendidikan ditandai dengan banyaknya mahasiswa yang belajar di kampus-kampus di Kabupaten Bantul memicu peningkatan kebutuhan tempat tinggal bagi mahasiswa. Keterbatasan laham di DIY bagian utara dengan harga yang semakin melambung mebuat wilayah selatan DIY khususnya di Kabupaten Bantul menjadi kawasan yang dilirik developer untuk mengembangkan bisnis perumahan. Melihat rencana pembangunan Bandara di Kabupaten Kulon Progo akan semakin terdorong laju pertumbuhan perumahan di Kabupaten Bantul.

JASA DAN INDUSTRI IKUTAN

Perkembangan fasilitas pendidikan memicu perkembangan area sekitar utamanya perkembangan bisnis yang melayani keperluan mahasiswa. Saat ini di wilayah ISI, UMY, dan UMB mulai tumbuh bisnis ikutan seperti rumah kost/kontrakan, fotokopi, internet, rumah makan, dan lain - lain . Akan tetapi jumlah usaha ini masih relatif belum padat sehingga masih memungkinkan bagi investor untuk berinvestasi di sektor ini.



Download PDF