POTENSI INVESTASI

Kabupaten Bantul memiliki posisi yang strategis di DIY karena terletak di sebelah selatan dan tengah DIY. Tanah yang subur menjadikan Kabupaten Bantul sebagai salah satu wilayah agraris di DIY. Lahan pertanian di Kabupaten Bantul memiliki topografi yang bervariasi, mulai dari daerah datar yang di dominasi oleh persawahan, berbukit, dan daerah di sekitar pantai. Pemerintah Kabupaten Bantul berupaya meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil-hasil pertanian melalui pembangunan sarana irigasi yang memadai, penggunaan benih berlabel, dan pengelolaan hama terpadu.

Sejak tahun 2005 telah dirintis produksi benih oleh pemerintah sebagai embrio terbentuknya Bantul Seed Center. Selain dipenuhi oleh Balai Benih Pertanian kebutuhan benih juga dilakukan oleh kelompok-kelompok penangkar benih yang tersebar di Kabupaten Bantul. Sedangkan untuk bidang peternakan, populasi ternak yang semakin meningkat dari tahun ke tahun dibuktikan dari data populasi ternak serta dengan semakin banyaknya kelompok ternak sapi, kambing, unggas, dan kelinci di Kabupaten Bantul.

Masyarakat Bantul juga memiliki keunggulan dalam bercocok tanam dan mengolah hasil pangan. Hal ini diwujudkan dengan adanya lahan di sekitar pantai yang ditanami berbagai komoditas seperti cabai dan bawang merah serta banyaknya olahan hasil pangan yang sudah dipasarkan baik di tingkat nasional maupun internasional.

Ide dan kreativitas masyarakat Kabupaten Bantul dapat dilihat pada sentra industri makanan olahan yang tersebar di berbagai wilayah di Kabupaten bantul sperti : tahu, bakpia, geplak, krecek rambak, peyek, dan lain-lain. Kabupaten Bantul juga menjadi tempat pengembangan berbagai proyek yang akan memiliki nilai strategis dalam mengembangkan usaha sektor pangan, misalnya peningkatan kualitas dan pemberian fasilitas di sentra industri makanan olahan.



Download PDF